Bisnis Kuliner yang Kian Diminati

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Kelesuan ekonomi yang terjadi saat ini, terutama pada bidang manufaktur atau industri menyebabkan adanya pengurangan karyawan sehingga terjadi perumahan karyawan yang terjadi. Di sisi lain setiap tahunnya setiap perguruan tinggi meluluskan mahasiswa, dengan adanya fenomena ini telah terjadi ketidakseimbangan antara lulusan perguruan tinggi dengan pasar tenaga kerja yang ada. Kondisi ini dikhawatirkan akan terus menambah jumlah pengangguran yang ada di Indonesia.

P1040084

Solusi yang dapat dilakukan untuk menngatasi masalah ini, salah satunya yaitu dengan menggiatkan kewirausahaan. Salah satu usaha yang biasanya paling diminati untuk dilakukan yaitu bisnis dalam bidang kuliner. Bisnis kuliner dianggap menjanjikan mengingat bisnis tersebut memiliki keunggulan diantaranya:

1.Setiap orang perlu makan

Bisnis kuliner dianggap menjanjikan salah satunya karena setiap orang membutuhkan makan, sehingga konsumen diharapkan akan membeli produk kita. Hal tersebut tentunya dipengaruhi dari produk yang kita jual, apakah produk kita termasuk kebutuhan makanan pokok atau tidak. Disamping itu, hal tersebut dipengaruhi oleh promosi kita, bagaimana kita menyakinkan kepada konsumen bahwa produk kita merupakan produk yang mereka butuhkan.

2.Bisa dianggap perputaran uangnya cukup cepat

Perputaran uang dalam bisnis kuliner cukup cepat meskipun mungkin keuntungan yang didapatkan cukup kecil (tergantung jenis makanannya). Hal ini salah satunya disebabkan biasanya karena sifat makanan yang mudah rusak sehingga produk tersebut harus cepat atau diusahakan cepat terjual.

3.Perkembangan teknologi dan life style

Perkembangan teknologi dan life style sangat mempengaruhi perkembangan dunia bisnis kuliner. Sebagai contoh teknologi pembuatan es krim saat ini dapat menggunakan nitrogen cair, hal tersebut tentunya dapat membuat orang menjadi tertarik untuk membeli produk tersebut. Selain itu faktor life style berpengaruh juga terhadap konsumsi masyarakat terhadap jenis produk tertentu, salah satu contohnya adalah dengan populernya film korea yang diikuti dengan perkembangan kulinernya, menjadikan berjamurnya tempat makan ala korea dimana-mana. Hal tersebut dimungkinkan karena orang cenderung untuk mengikuti trend agar lebih kekinian.