Dongkrak Motivasi Wirausaha Anak-Anak PPSA Pamardi Utomo, PPKwu beri Latihan Praktik Sablon

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Press Release

Dalam rangka meningkatan jiwa kewirausahaan anak-anak PPSA Pamardi Utomo Boyolali, Pusat Pengembangan Kewirusahaan (PPKwu) LPPM UNS telah  mengadakan pelatihan praktik sablon di ruang aula PPSA Pamardi Utomo. Kegiatan ini meruapakan rangkaian dari program pengabdian dana PNBP UNS tahun anggaran 2019 dengan Kristiandi, SS., MA sebagai Ketua dan Susantiningrum, S.Pd., SE., MAB sebagai anggota tim. Kegiatan ini diikuti oleh 90 anak PPSA Pamardi Utomo Boyolali dan 3 orang pendamping. Kegiatan dibuka langsung oleh Drs. Wiji Widada, MM selaku kepala PPSA Pamardi Utomo tepat pukul 09.00 WIB.

Kristiandi, SS.,MA selaku ketua pengabdi mangatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa entrepreneurship anak-anak PPSA Pamardi Utomo pada khususnya sehingga nantinya dapat digunakan untuk meningkatkan taraf hidup mereka.

Dalam kegiatan ini anak-anak PPSA Pamardi Utomo praktik cara membuat film, mencetak di media kaos dan  praktik menggunakan press. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh tim Kelink Apparel and Merch selaku instruktur praktik sablon. Kelink Apparel and Merch ini adalah mitra dalam pengabdian ini.  Para peserta pelatihan praktik sablon sangat antusias dan tertarik untuk mengikuti jalannya kegiatan dari awal samapi akhir. Susantiningrum menambahkan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan pola pikir kreatif anak-anak PPSA Pamardi Utomo juga terasah. Sehingga nantinya mampu menciptakan desain-desain yang menarik dan kreatif untuk bahan sablon.

Kegiatan pelatihan praktik sablon ditutup pukul 13.00. Hasil akhir dari pelatihan ini adalah kaos sablon anak-anak PPSA Pamardi Utomo dengan desain hasil kreatifitas masing-masing peserta. Hal ini menunjukkan bahwa anak-anak PPSA Pamardi Utomo Boyolali  merupakan anak yang   memiliki jiwa entrepreneurship yang tinggi karena telah  mau dan mampu  mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir. Semoga kedepannya ilmu yang diperoleh dapat digunakan sebagai bekal  untuk meningkatkan taraf  hidup mereka.