PPKwu Dongkrak Motivasi Wirausaha Anak-Anak PPSA Taruna Yodha melalui Hidroponik

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Panti Pelayanan Sosial “Taruna Yodha” Sukoharjo merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis Dinas Sosial Provinsi  Jawa Tengah yang bertugas memberikan bimbingan fisik, mental, sosial dan keterampilan kerja bagi anak-anak putus sekolah di Jawa Tengah tanpa dipungut biaya. Keterampilan kerja yang sudah diberikan  antara lain seperti salon, bengkel sepeda motor, las, jahit, tata boga dan operator komputer. Dalam 1 (satu) tahun panti sosial ini melayani 150 anak, yang terbagi dalam 2 (dua) angkatan. Keterbatasan biaya operasional nampaknya menjadi kendala dalam meningkatkan kualitas keterampilan anak PPSA “Taruna Yodha” Sukoharjo. Sehingga masih diperlukan pendampingan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.

PPkwu sebagai salah satu pusat studi LPPM Universitas Sebelas Maret yang melakukan kegiatan pengabdian masyarakat memberikan solusi terkait kendala PPSA Taruna Yodha Sukoharjo dengan memanfaatkan sistem kemitraan bersama Tarinbel Hydrofarm. Pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas keterampilan bagi penerima manfaat PPSA “Taruna Yodha” Sukoharjo.

Bagaimana caranya ?

Yaitu melalui pelatihan tatacara tanam  hidroponik. Hidroponik merupakan salah satu teknik budidaya tanaman (buah, bunga, sayur,dll) dengan memanfaatkan air dan tidak menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Cara bercocok tanam hidropnik saat ini semakin banyak digemari oleh banyak orang karena tidak memerlukan lahan yang luas serta peralatan dan perlengkapan yang rumit.

“Sebanyak 8% anak-anak memiliki motivasi wirausaha yang sangat tinggi, dan 85% menunjukkan motivasi berwirausaha tinggi,” jelas Susilaningsih ketua pengabdi. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi anak-anak PPSA untuk menjadi wirausaha setelah mereka lulus.