Profile

Pusat Pengembangan Kewirausahaan (selanjutnya disingkat PPKwu) merupakan salah satu pusat dibawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret Surakarta yang bergerak dalam bidang pengembangan kewirausahaan dan bisnis bagi civitas akademika dan masyarakat.

Pada awalnya PPKwu merupakan lembaga non struktural yang menjalankan program pengembangan kewirausahaan sejak tahun 1996 yang berada di dalam lembaga dengan nama Pusat Pengembangan Kewirausahaan sesuai dengan SK Rektor No. 237/PT.40.H/I/1996 tanggal 20 Mei 1996. Kemudian untuk mengantisipasi besarnya tuntutan masyarakat, dikeluarkan SK Rektor No. 207/J27/PP/97 tanggal 7 Juli 1997 tentang perubahan dari Pusat Pengembangan Kewirausahaan menjadi Lembaga Pengembangan Kewirausahaan yang memiliki tiga pusat yaitu (1) Pusat Pengembangan Bisnis (Pusbangnis), (2) Pusat Pengembangan Kewirausahaan Mahasiswa (PPKM), dan (3) Pusat Pengembangan dan Pelayanan Hak Atas Kekayaan Intelektual (P3HAKI).

Pada awal tahun 2003, dalam rangka restrukturisasi kelembagaan di lingkungan Universitas Sebelas Maret Surakarta, maka diadakan reorganisasi berdasarkan SK Rektor No.1b/J27/PP/2003 tanggal 2 Januari 2003 tentang Reorganisasi dan Pengintegrasian Pusat-Pusat Lembaga Pengembangan  Kewirausahaan (LPKwu) Universitas Sebelas Maret dan Pemberhentian Tim Pengelolanya. Selanjutnya, berdasarkan SK Rektor No. 1D/J27/KP/2003 tanggal 3 Januari 2003 tentang Pengalihan dan Pengintegrasian Pusat Pengembangan Bisnis (Pusbangnis) dari Lembaga Pengembangan Kewirausahaan (LPKwu) ke Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Sebelas Maret, maka Pusat Pengembangan Bisnis (Pusbangnis) LPKwu UNS berintegrasi ke dalam LPM UNS dan berubah nama menjadi Pusat Pengembangan Kewirausahaan.

Dalam rangka mengupayakan efisiensi kelembagaan Universitas Sebelas Maret, maka berdasarkan SK Rektor No. 649A/J.27/KP/2004 tanggal 30 Oktober 2004 tentang Pembentukan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Sebelas Maret, maka LPM UNS berintegrasi ke dalam Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), dan Pusat Pengembangan Kewirausahaan (PPKwu) menjadi salah satu pusat dalam kelembagaan LPPM.

Meskipun beberapa kali terjadi perubahan ditingkat kelembagaan, namun PPKwu tetap eksis dan konsisten dengan visi dan misinya dalam pengembangan kewirausahaan dan bisnis.

2. Fungsi PPKwu

Dalam melaksanakan programnya PPKwu selalu berusaha menjalankan fungsinya di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian dan pengembangan budaya kewirausahaan secara simultan.

1.Fungsi Pendidikan

Melakukan pendidikan dan pelatihan untuk:

a.       Mengembangkan potensi jiwa wirausaha civitas akademika dan masyarakat

b.      Menciptakan wirausaha baru bagi civitas akademika dan masyarakat

c.       Mengembangkan UKMK

2.Fungsi Penelitian

Melakukan riset di bidang kewirausahaan dan bisnis untuk:

a.       Mengkaji dan menemukan berbagai instrumen pengembangan potensi jiwa kewirausahaan

b.      Mengkaji dan menemukan model-model pembinaan dan pengembangan usaha bagi civitas akademika dan UKMK

c.       Mengkaji dan menemukan teknologi yang bermanfaat bagi pengembangan bisnis

d.      Mengenali profil (spesifikasi, kebutuhan dan permasalahan) wirausaha baru dan UKMK

3.Fungsi Pengabdian

a.       Memberikan layanan pelatihan, pemagangan, informasi, pendampingan dan inkubasi di bidang kewirausahaan bagi civitas akademika, wirausaha baru dan UKMK

b.      Memberikan layanan introduksi teknologi untuk pengembangan bisnis

4.Fungsi Pengembangan

Pengembangan budaya kewirausahaan dalam belajar dan bekerja bagi warga kampus dan masyarakat.

Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube